piz

blog for students

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Laman

Kamis, 14 September 2017

welcome ~ piz

Share:
APLIKASI PENGUKURAN TUNGGAL DAN PENGUKURAN BERULANG
Pengukuran adalah membandingkan suatu besaran dengan satuan yang dijadikan sebagai patokan. Dalam fisika pengukuran merupakan sesuatu yang sangat vital. Suatu pengamatan terhadap besaran fisis harus melalui pengukuran. Pengukuran-pengukuran yang sangat teliti diperlukan dalam fisika, agar gejala-gejala peristiwa yang akan terjadi dapat diprediksi dengan kuat. Namun bagaimanapun juga ketika kita mengukur suatu besaran fisis dengan menggunakan instrumen, tidaklah mungkin akan mendapatkan nilai benar X0, melainkan selalu terdapat ketidakpastian.
TEORI DASAR
Alat Ukur Dasar
http://alvinburhani.files.wordpress.com/2011/01/analog1.jpg?w=150&h=126
Gambar 1
Alat ukur adalah perangkat untuk menentukan nilai atau besaran dari suatu kuantitas atau variabel fisis. Pada umumnya alat ukur dasar terbagi menjadi dua, yaitu alat ukur analog dan digital. Ada dua sistem pengukuran yaitu sistem analog dan sistem digital. Alat ukur analog memberikan hasil ukuran yang bernilai kontinyu, misalnya penunjukkan temperatur yang ditunjukkan oleh skala, petunjuk jarum pada skala meter, atau penunjukan skala elektronik (Gambar 1). Alat ukur digital memberikan hasil pengukuran yang bernilai diskrit. Hasil pengukuran tegangan atau arus dari meter digital merupakan sebuah nilai dengan jumlah digit terterntu yang ditunjukkan pada panel display-nya (Gambar 2).
http://alvinburhani.files.wordpress.com/2011/01/digital1.jpg?w=120&h=150
Gambar 2
Suatu pengukuran selalu disertai oleh ketidakpastian. Beberapa penyebab ketidakpastian tersebut antara lain adanya Nilai Skala Terkecil (NST), kesalahan kalibrasi, kesalahan titik nol, kesalahan paralaks, fluktuasi parameter pengukuran, dan lingkungan yang saling mempengaruhi serta tingkat keterampilan pengamat yang berbeda-beda. Dengan demikian amat sulit untuk mendapatkan nilai sebenarnya suatu besaran melalui pengukuran. Beberapa panduan bagaimana cara memperoleh hasil pengukuran seteliti mungkin diperlukan dan bagaimana cara melaporkan ketidakpastian yang menyertainya.
Beberapa alat ukur dasar yang sering digunakan dalam praktikum adalah jangka sorong, mikrometer skrup, barometer, neraca teknis, penggaris, busur derajat, stopwatch, dan beberapa alat ukur besaran listrik. Masing masing alat ukur memiliki cara untuk mengoperasikannya dan juga cara untuk membaca hasil yang terukur.
Nilai Skala Terkecil
Pada setiap alat ukur terdapat suatu nilai skala yang tidak dapat dibagi-bagi lagi, inilah yang disebut dengan Nilai Skala Terkecil (NST). Ketelitian alat ukur bergantung pada NST ini. Pada Gambar 3 dibawah ini tampak bahwa NST = 0.25 satuan.
http://alvinburhani.files.wordpress.com/2011/01/nst.jpg?w=604
Gambar 3 - Skala utama suatu alat ukur dengan NST = 0.25 satuan
Nonius
Pada gambar dibawah ii, hasil pembacaan tanpa nonius adalah 17 satuan dan dengan nonius adalah 16.5 + 4 x 0.1 = 17.4 satuan, karena skala nonius yang berimpit dengan skala utama adalah skala ke-4 atau N1=4
http://alvinburhani.files.wordpress.com/2011/01/nonius-schublehre.png?w=604
PARAMETER ALAT UKUT
Ada beberapa istilah dan definisi dalam pengukuran yang harus dipahami, diantaranya:
  1. Akurasi, kedekatan alat ukur membaca pada nilai yang sebenarnya dari variable yang diukur.
  2. Presisi, hasil pengukuran yang dihasilkan dari proses pengukuran, atau derajat untuk membedakan satu pengukuran dengan lainnya.
  3. Kepekaan, ratio dari sinyal output atau tanggapan alat ukur perubahan input atau variable yang diukur.
  4. Resolusi, perubahan terkecil dari nilai pengukuran yang mampu ditanggapi oleh alat ukur.
  5. Kesalahan, angka penyimpangan dari nilai sebenarnya variabel yang diukur.
KETIDAKPASTIAN
Suatu pengukuran selalu disertai oleh ketidakpastian. Beberapa penyebab ketidakpastian tersebut antara lain adanya Nilai Skala Terkecil (NST), kesalahan kalibrasi, kesalahan titik nol, kesalahan pegas, kesalahan paralaks, fluktuasi parameter pengukuran, dan lingkungan yang mempengaruhi hasil pengukuran, dan karena hal-hal seperti ini pengukuran mengalami gangguan. Dengan demikian sangat sulit untuk mendapatkan nilai sebenarnya suatu besaran melalui pengukuran. Oleh sebab itu, setiap pengukuran harus dilaporkan dengan ketidakpastiannya.
Ketidakpastian dibedakan menjadi dua,yaitu ketidakpastian mutlak dan relatif. Masing masing ketidakpastian dapat digunakan dalam pengukuran tunggal dan berualang.
Ketidakpastian Mutlak
Suatu nilai ketidakpastia yang disebabkan karena keterbatasan alat ukur itu sendiri. Pada pengukuran tunggal, ketidakpastian yang umumnya digunakan bernilai setengah dari NST. Untuk suatu besaran X maka ketidakpastian mutlaknya dalam pengukuran tunggal adalah:
Δx = ½NST
dengan hasil pengukuran dituliskan sebagai
X = x ± Δx
Melaporkan hasil pengukuran berulang dapat dilakukan dengan berbagai cara, dantaranya adalah menggunakan kesalahan ½ – rentang atau bisa juga menggunakan standar deviasi.
Kesalahan ½ – Rentang
Pada pengukuran berulang, ketidakpastian dituliskan idak lagi seperti pada pengukuran tunggal. Kesalahan ½ – Rentang merupakan salah satu cara untuk menyatakan ketidakpastian pada pengukuran berulang. Cara untuk melakukannya adalah sebagai berikut:
  • Kumpulkan sejumlah hasil pengukuran variable x. Misalnya n buah, yaitu x1, x2, x3, … xn
  • Cari nilai rata-ratanya yaitu x-bar
x-bar = (x1 + x 2 + … + xn)/n
  • Tentukan x-mak dan x-min dari kumpulan data x tersebut dan ketidakpastiannya dapat dituliskan
Δx = (xmax – xmin)/2
  • Penulisan hasilnya sebagai:
x = x-bar ± Δx
Standar Deviasi
Bila dalam pengamatan dilakukan n kali pengukuran dari besaran x dan terkumpul data x1, x2, x3, … xn, maka rata-rata dari besaran ini adalah:
http://alvinburhani.files.wordpress.com/2011/01/rata2deviasi.png?w=604
Kesalahn dari nilai rata-rata ini terhadap nilai sebenarnya besaran x (yang tidak mungkin kita ketahui nilai benarnya x0) dinyatakan oleh standar deviasi.
http://alvinburhani.files.wordpress.com/2011/01/deviasi.png?w=604
Standar deviasi diberikan oleh persamaan diatas, sehingga kita hanya dapat menyatakan bahwa nilai benar dari besaran x terletak dalam selang (x – σ) sampai (x + σ). Dan untuk penulisan hasil pengukurannya adalah x = x ± σ
Ketidakpastian Relatif
Ketidakpastian Relatif adalah ketidakpastian yang dibandingkan dengan hasil pengukuran. Hubungan hasil pengukurun terhadap KTP (ketidakpastian) yaitu:
KTP relatif = Δx/x
Apabila menggunakan KTP relatif maka hasil pengukuran dilaporkan sebagai
X = x ± (KTP relatif x 100%)
Ketidakpastian pada Fungsi Variabel (Perambatan Ketidakpastian)
Jika suatu variable merupakan fungsi dari variable lain yng disertai oleh ketidakpastin, maka variable ini akan diserti pula oleh ketidakpastian. Hal ini disebut sebagai permbatan ketidakpastian. Untuk jelasnya, ketidakpastian variable yang merupakan hasil operasi variabel-variabel lain yang disertai oleh ketidakpastian akan disajikan dalam tabel berikut ini.

Misalkan dari suatu pengukuran diperoleh (a ± Δa) dan (b ± Δb). Kepada kedua hasil pengukuran tersebut akan dilakukan operasi matematik dasar untuk memperoleh besaran baru.
Share:

Tugas Makalah Peluang Bisnis

TUGAS MAKALAH
“Peluang bisnis masa depan”





 Disusun oleh :
                                                              NAMA     :           ACH IZALUL HAQ
                                                              NIM         :           17.83.0084






TEKNIK KOMPUTER
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA
Jl.Ring Road Utara, Condong Catur, Sleman Yogyakarta
Telp. (0274) 884201-204 Fax. (0274) 884208
2017









ABSTRAK
Makalah ini dibuat dilatar belakangi oleh tugas mata kuliah Lingkungan bisnis. Tujuan pembuatan makalah ini Yaitu untuk mengetahui peluang bisnis di masa depan, dan juga untuk memberi informasi kepada pembaca dalam usaha untuk menghasilkan uang dengan cara berbisnis kreatif dengan modal tidak terlalu besar namun menghasilkan keuntungan yang cukup besar. Pada makalah ini terdapat pengertian peluang usaha, sumber sumber peluang usaha, Aspek aspek yang mempengaruhi peluang bisnis, Cara mengatasi kegagalan bisnis, dan Jenis usaha kreatif yang berpotensi besar di masa depan. Sehingga akan membuat pembaca lebih mantap lagi dalam menghadapi dunia bisnis.
























ii
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum wr.wb
Alhamdulillah, puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya kepada kita. Shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, serta para tabi’in dan juga kita selaku umatnya, semoga kita selalu mendapatkan syafa’atnya.Amiin
Tugas ini saya susun untuk memenuhi tugas akhir Mata Kuliah Lingkungan Bisnis yang mengangkat materi mengenai”Peluang bisnis masadepan”.
            Saya sadar bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak terdapat kekurangan ,baik dari isi maupun cara penulisannya. Hal ini disebabkan terbatasnya wawasan pengetahuan yang saya miliki. Oleh karena itu, saya mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna perbaikan dimasa yang akan datang. Atas segala bantuan yang telah diberikan saya mengucapkan terimakasih semoga Allah SWT, memberikan balasan yang setimpal. Mudah mudahan makalah ini dapat bermamfaat bagi kita semua.       
Wassalamualaikum wr.wb
Yogyakarta, 14 September 2017
                                                                                                                                Penulis

















iii













Daftar Isi
                                                                                                                                       

Halaman judul ........................................................................................................................................... i
Abstrak.....................................................................................................................................................ii
kata pengantar..........................................................................................................................................iii
Daftar Isi..................................................................................................................................................iv
Peluang usaha...........................................................................................................................................1
Sumber peluang usaha...............................................................................................................................1
Aspek yang mempengaruhi peluang bisnis..................................................................................................3
Cara mengatasi kegagalan bisnis........................................................................................................................................................4
Contoh bisnis kreatif masa depan..............................................................................................................5
Daftar Pustaka..........................................................................................................................................8
















iv
1.Peluang usaha
peluang usaha terdiri dari dua kata yaitu “Peluang” dan “Usaha”.Peluag yang dalam bahasa inggris disebut dengan opportunity memiliki arti sesuai dengan KBBI adalah Kesempatan.Secara sederhana peluang diartikan sebagai kesempatan muncul atau terjadi pada satu peristiwa.Sedangkan usaha memiliki pengertian berbagai daya untuk mendapatkan apa yang diinginkan .Sehina secara terminologis pengertian pengertian peluang usaha adalah kesempatan yang dapat dimanfaatkan seseorang untuk mendapatkan apa yang diinginkannya (keuntungan-kekayaan-uang)dengan memanfaatkan berbagai faktor baik internal maupun eksternal
           Faktor internal berasal dari diri kita sendiri semisal bakat dan minat.Selanjutnya faktor eksternal ,faktor eksternal adalah hal-hal yang berkaitan diluar dari diri kita semisal warnet adalah salah satu peluang usaha yang dulu pernah booming  dan menghasilkan banyak ang bagi pemiliknya.Namun beberapa tahun ini usaha ini mulai surut semenjak munculnya banyak gadget,laptop serta area internet gratis.

             Jadi, Peluang usaha adalah kesempatan atau waktu yang tepat yang seharusnya di ambil atau dimanfaatkan bagi seseorang wirausahawan untuk mendapat keuntungan.

2.Sumber Peluang Usaha 
sumber peluang usaha bisa berasal dari beberapa macam sumber, adalah sebagai berikut :
1.     Peluang yang berasal dari diri sendiri
                  Peluang ini memiliki potensi yang cukup besar dalam menuju kekuksesan, hal ini disebabkan karena peluang tersebut tumbuh secara tidak langsung dari jiwa seseorang itu sendiri. Ada beberapa kategori peluang usaha yang berasal dari diri sendiri adalah sebagai berikut:
a.      Berasal dari sebuah hobi
                      Setiap seseorang pasti memiliki sebuah hobi tertentu yang bisa dijadikan Sumber Peluang Usaha. Salah satu contohnya yaitu seseorang yang hobi dalam menjahit bisa mangambil peluang usaha sebagai Penjahit, seseorang yang gemar memasak bisa mengambil peluang usaha membuka warung makan dan masih banyak lagi hobi lainnya yang bisa dijadikan peluang usaha.
b.      Berasal dari sebuah keahlian yang dimiliki.
1
                      Keahlian yang dimiliki seseorang dapat dijadikan sebuah modal utama dalam mengembangkan usahanya.Contohnya seseorang yang ahli dalam memperbaiki tv yang rusak, seseorang yang ahli dalam membuat alat-alat rumah tangga bisa mengambil peluang usaha mebel dan sebagainya.
c.       Berasal dari pengetahuan-pengetahuan yang dipelajari.
                       Dari beberapa kategori peluang usaha ini, pengetahuan merupakan hal yang paling potensial dalam menemukan peluang usaha apa yang harus diambil. Karena seseorang tersebut sudah mencari tahu terlebih dahulu dan mempelajari serta memahami bidang usaha yang hendak di tekuninya.
2.      Peluang yang berasal dari lingkungan.
                 Peluang ini biasanya timbul dari lingkungan yang ada di sekitar mereka. Seperti salah satu contoh peluang usaha seorang mahasiswa yang menjual pulsa elektik dan sebagainya.
3.      Peluang yang berasal dari beberapa perubahan yang terjadi.
                  Ini merupakan salah satu sumber peluang usaha yang sangat besar. Karena peluang ini muncul disebabkan karena terjadinya sebuah perubahan seperti perubahan gaya hidup, perubahan peraturan pemerintah, perubahan musim, perubahan pola makan dan perubahan-perubahan lainnya.
4.      Peluang yang berasal dari seorang konsumen.
                   Konsumen merupakan salah satu objek yang sangat diperlukan dalam menentukan peluang usaha yang hendak ditekuni. Karena dari suara konsumenlah seseorang bisa mengetahui peluang usaha apa saja yang saat ini sedang dibutuhkan dan perlu dikembangkan.
5.      Peluang yang berasal dari gagasan (ide) orang lain.
                  Peluang usaha ini bersifat orisinil yang bisa memunculkan sebuah gagasan peluang usaha yang baru.
6.      Peluang yang berasal dari beberapa informasi yang didapat.
                  Peluang ini lebih mengarah pada pengumpulan beberapa informasi yang dibutuhkan yang perlu menghubungkan sebuah pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki seseorang untuk mewujudkannya. Akan tetapi, peluang tersebut tidak akan bermanfaat jika seseorang tersebut tidak memiliki kemampuan dalam menghubungkan pengalaman dan pengetahuan tersebut.

2
3.Aspek aspek yang mempengaruhi peluang bisnis
Lingkungan bisnis adalah segala sesuatu yang mempengaruhi aktivitas bisnis dalam suatu lembaga organisasi atau perusahaan. Lingkungan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perushaan baik organisasi maupun kegiatannya, sedangkan arti lingkungan secara luas mencakup semua faktor ekstern yang mempengaruhi individu, perusahaan, dan masyarakat. Faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan tersebut adalah luas dan banyak ragamnya, termasuk aspek-aspek ekonomi, politik, sosial, etika-hukum, dan ekologi/fisik dan sebagainya dimana masing-masing factor saling menunjang dan saling mempengaruhi. (Basu Swastha, 1998). Oleh karena itu, lingkungan bisnis diklasifikasikan menjadi 2 macam, yaitu  :
            Lingkungan Internal
Lingkungan Internal yaitu segala sesuatu di dalam orgnisasi atau perusahaan yang akan mempengaruhi organisasi atau perusahaan tersebut. Lingkungan Internal dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:
• Tenaga kerja (Man)
• Modal (Money)
• Bahan baku (Material)
• Peralatan (Machine)
• Metode (Methods)
Lingkungan internal ini biasanya digunakan untuk menentukan Strength (kekuatan) perusahaan, dan juga mengetahui Weakness (kelemahan) perusahaan.
            Lingkungan Eksternal
Lingkungan External yaitu segala sesuatu di luar batas-batas organisasi atau perusahaan yang mungkin mempengaruhi organisasi atau perusahaan tersebut. Lingkungan eksternal dibagi menjadi 2, yaitu :
a. Lingkungan Mikro dimana para pelaku yang secara langsung berkaitan dengan lingkungan, yang mempengaruhi perusahaan dapat melakukan aksi – reaksi terhadap faktor-faktor penentu Opportunty (peluang pasar) dan juga Threat (ancaman dari luar).
                        Pelaku lingkungan mikro perusahaan antara lain:
1) Perusahaan
2) Suppliers
3) Marketing intermediaries
4) Customers
5) Competitors
b. Lingkungan Makro, dimana perusahaan hanya dapat merespon lingkungan di luar perusahaan. Lingkungan Makro ini terdiri dari :
1. Aspek Ekonomi dan Demografi
Aspek ekonomi dilihat dari siklus ekonomi, daya beli masyarakat, inflasi, kurs nilai mata uang serta suku bunga suatu negara. Sedangkan aspek demografi dilihat dari sisi keberagaman penduduk di suatu negara seperti jenis kelamin, usia, jenis pekerjaan, tingkat pendapatan serta daya beli masyarakat suatu daerah. Aspek ekonomi memiliki sifat yang cenderung lambat berubah tapi mempunyai dampak yang bersifat akumulatif bagi perusahaan dalam melakukan kegiatan usahanya.
3
2. Aspek Politik dan Regulasi
Aspek politik dan regulasi mempunyai pengaruh melalui kebijakan atau peraaturan undang-undang yang mengatur kegiatan bisnis dalam suatu negara. Selaion itu situasi politik yang ada dalam suatu negara juga mempengaruhi kegiatan bisnis dari suatu p[erusahaan. Aspek politik dan regulasi mempunyai sifat yang cepat dan tiba-tiba dalam mempengaruhi suatu perusahaan.
3. Aspek Sosial dan Budaya
            Aspek sosial dan budaya contohnya agama, suku bangsa, atau bahasa yang digunakan oleh masyarakat suatua negara. Faktor ini perlu diperhatikan oleh sebuah perusahaan dalam memasuki sebuah negara baru karena bisa mengakibatkan penolakan oleh masyarakat karena bertentangan dengan bentuk sosial dan kebudayaan yang mereka milliki. Aspek ini bersifat lambat dan akumulatif mempengaruhi perusahaan
4. Aspek Teknologi dan Alam
            Aspek teknologi dan alam dapat dilihat dari tingkat perkembangan teknologi dan kejadian alam yang terjadi pada suatu wiliyah. Perkembangan teknologi yang terjadi di suatu wilayah memungkinkan terjadinya peluang pengembangan usaha oleh perusahaan. Sementara aspek alam dapat mempengaruhi keadaan ekonomi suatu wilayah, contohnya becana alam akibat gunung merapai atau gempa. Hal ini bisa membuat terhentinya aktivitas masyarakat yang berakibatnya berhentinya kegiatan usaha sebuah perusahaan. Aspek teknologi dan alam bersifat cepat dan tiba-tiba dalam mempengaruhi kegiatan perusahaan.

4.Cara mengatasi kegagalan bisnis
apabila Anda menjalankan bisnis dengan konsep yang sangat matang. Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, karena kegagalan justru bisa membuat Anda semakin kuat dalam menghadapi setiap permasalahan yang terjadi. Ada 4 cara menghadapi kegagalan dalam bisnis, berikut 4 cara tersebut:
1.      Pikiran positif
Berpikir positif ini, tentunya sudah sering kali Anda dengarkan dan juga Anda lakukan. Tetapi, kenapa masih saja belum bisa membuat Anda bisa menghadapi kegagalan. Pikiran yang positifakan membantu Anda terlepas dari berbagai macam permasalahan, dan juga membantu Anda terhindar dari stress. Pada saat Anda menerima kegagalan, cobalah untuk tetap berpikir positif. Dengan tujuan, agar mental Anda akan terlatih dan juga semakin kuat.
2.      Mencari tahu penyebab kegagalan
Kegagalan dalam bisnis bukan tanpa sebab, maka dari itu Anda harus mencari tahu penyebab dari kegagalan bisnis Anda. Pada dasarnya, ada dua penyebab yang membuat bisnis Anda mengalami kegagalan. Yang pertama adalah faktor internal, dan yang kedua adalah faktor eksternal. Kedua penyebab ini selalu dihadapi oleh pebisnis, tetapi semuanya akan kembali lagi kepada Anda sendiri. Bagaimana Anda menyikapi dari kedua penyebab itu, apakah akan berdampak buruk atau malah sebaliknya.
3.      Mengatasi kegagalan
4
Setiap permasalahan atau kegagalan, selalu ada solusi untuk menyelesaikannya. Mengatasi kegagalan, bisa Anda pelajari dari setiap kegagalan dalam bisnis yang Anda jalankan. Mengatasi kegagalan, merupakan cara untuk Anda bangkit kembali dan memulai lagi apa yang sudah Anda kerjakan. Anda bisa mengatasi kegagalan Anda dengan berbagai cara dan berbagai tahap, dan semuanya cara tersebut akan sangat berguna untuk mengatasi kegagalan Anda dalam bisnis.
4.      Mencari peluang
Setelah Anda sudah mengeatahui dan mengatasi kegagalan Anda dalam bisnis. Maka berikutnya, Anda bisa mencari peluang lain untuk kembali berbisnis. Tidak ada pebisnis yang begitu menjalankan bisnisnya, akan langsung mendapatkan kesuksesan. Karena semuanya melalui sebuah proses, dan nikmatilah proses tersebut.
5. Contoh bisnis kreatif masa depan
1. Bidang Usaha Kuliner
Bisnis kuliner adalah bidang usaha yang tidak ada matinya, dari bulan ke bulan hingga tahun ke tahun.
Mengapa? karena makanan adalah kebutuhan pokok manusia yang tidak bisa lepaskan. Tapi untuk bisa bertahan dalam bisnis kuliner diperlukan juga kreatifitas dan inovasi terus menurus. Semakin banyak kreatifitas tentang kuliner yang kamu punya, akan semakin banyak pula pelanggan yang selalu penasaran dengan menu kuliner yang kamu sajikan.
Seperti apa peluang kuliner tersebut? Kamu bisa menjalankan seperti membuat makanan ringan, membuka catering, warung tenda, dll. Jangan lupa untuk konsisten dan jangan pernah pantang menyerah dalam menjalankan usaha kuliner ini.
Jika menu makanan yang disajikan memiliki rasa yang nikmat, nama bisnis kamu akan pun akan menyebar dengan sendirinya. Bisnis kuliner sendiri memiliki beberapa kategori, mulai dari makanan ringan, minuman atau makanan pokok. Semua ini  memiliki prospek yang bagus, tergantung bagaimana cara kamu mengemasnya.
2. Usaha Bisnis Online
Peluang bisnis terbaik lain sepanjang masa berkaitan dengan internet. Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia merupakan potensi bisnis baru yang layak diperhitungkan.
Bahkan dengan semenjak adanya Facebook dan Twitter menjadikan Indonesia termasuk pengguna internet lima besar didunia. Dengan adanya peluang bisnis online akan sangat baik jika dikembangkan pada jejaring sosial. Walaupun sudah ada Facebook dan situs lain, tapi situs yang bersifat lokal akan lebih mengerti akan keinginan penggunanya di Indonesia.

5
Kamu pun bisa menjalankan bisnis tersebut. Seperti membuka toko fashion online, berjualan di bukalapak atau tokopedia, sebagai dropshipper, affiliate, atau jasa penulisan konten website dan lain-lain.
3. Bidang Usaha Pariwisata
Potensi Indonesia yang memiliki pariwisata tercantik didunia membuat pariwisata dari tahun ketahun terus meningkat.
Dengan banyaknya para turis lokal maupun asing yang berwisata tentu akan menciptakan tenant-tenant baru untuk memenuhi kebutuhan turis selama berwisata tersebut. Maka, peluang untuk terjun bisnis dan berhasil di masa depan dalam pariwisata masih sangat terbuka.
4. Usaha Bidang Tanaman Buah
Kenapa budidaya dijadikan salah satu peluang bisnis yang awet? Alasannya sih sederhana, karena banyak sekali yang membutuhkan tapi sedikit saja yang melakukan.
Kamu bisa melihat sendiri di kehidupan nyata, peminat tanaman buah sangatlah banyak. Sebaliknya, pembudidaya tanaman buah masih sangat sedikit karena memang butuh ketelatenan dan kesabaran untuk menjalankan bisnis ini.
5. Bidang Pendidikan
Pendidikan adalah modal utama bagi perkembangan setiap bangsa. Karena begitu pentingnya pendidikan bagi sebuah bangsa, dan ternyata sarana yang yang ada di Indonesia masih minim kamu bisa memanfaatkan peluang ini.
Ada banyak sekali kategori dalam bisnis pendidikan yang bisa kamu manfaatkan. Misalnya beberapa contoh usaha yang bisa dibuka seperti jasa les mata pelajaran tertentu, dll. Itulah beberapa prospek peluang usaha yang menjanjikan di masa depan. Pilih juga usaha yang menjanjikan di masa depan di bidang yang sesuai dengan kemampuan yang kamu miliki.
6. Bidang Usaha Peternakan Sapi
Menurut informasi, saat ini persediaan daging sapi sedang menipis. Padahal, banyak sekali restoran ataupun hotel yang membutuhkan pasokan daging sapi lebih dari biasanya.
Tak tanggung-tanggung pemerintah pun akhirnya mencanangkan program swasembada daging yang diprediksikan tercapai di tahun 2020. Inilah kesempatan kamu yang gemar bergelut di bidang peternakan untuk membuka usaha peternakan sapi.

6
7. Bidang Industri Kreatif
Usaha yang Menjanjikan di Masa Depan. Bisnis di bidang industri kreatif yang ada di Indonesia ternyata masih sedikit sehingga untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri masih saja mengandalkan impor dari China. Peluang usahanya sangat memungkinkan nih selama harganya dapat bersaing dengan produk china yang sangat terkenal murah.
8. Bidang Usaha Properti
Jumlah Penduduk dunia dari hari ke hari akan semakin bertambah. Begitu juga dengan  Negara Indonesia yang mempunyai jumlah penduduk terbesar ketiga di dunia.  Dengan melihat jumlah manusia yang semakin meledak, kebutuhan tempat tinggal pun semakin meningkat. Di sinilah para pengembang bisnis properti harus bermain. Setidaknya sambil berbisnis, kamu pun menyumbangkan tempat tinggal layak huni di Indonesia.
9. Bidang Fashion
Sama seperti bisnis kuliner, bisnis fashion (pakaian) merupakan jenis bisnis yang memiliki potensi besar untuk selalu dicari oleh banyak orang. Alasanya karena pakaian merupakan kebutuhan primer bagi manusia, dan manusia pun sekarang mempunyai  banyak keinginan untuk model pakaianya. Bisnis fashion pun memiliki banyak kategori produk, seperti pakaian pria atau wanita, busana muslim, model korea dan lain-lain.
10. Usaha Otomotif
Di Indonesia perkembangan otomotif sangat pesat. Lihat saja kendaraan bermotor semakin hari semakin banyak, apalagi saat ini banyak sekali kemudahan yang ditawarkan untuk memiliki kendaraan bermotor seperti penawaran kredit, dll.
Tentu saja hal seperti ini bisa kamu manfaatkan sebagai peluang usaha. Usaha dalam bidang otomotif tidak perlu langsung besar yang penting adalah menguntungkan untuk jangka panjang. Beberapa jenis peluang usaha bidang otomotif misalnya jasa bengkel, menyediakan spare part, jasa cuci motor/mobil, dll.





7
REFERENSI










                                                                 













8
Share:

Total Tayangan Laman

ACH IZALUL HAQ. Diberdayakan oleh Blogger.

Entri yang Diunggulkan

welcome ~ piz

Universitas Amikom Yogyakarta

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *